RapidMiner vs SPSS: Uji Regresi

Saat ini untuk analisa data, ada banyak software yang bisa digunakan. Untuk olah statistika, SPSS adalah software yang paling banyak digunakan. Namun, untuk analisa data dengan machine learning, RapidMiner adalah software yang paling banyak digunakan.

RapidMiner disamping tersedia banyak algoritma machine learning, juga ada banyak metode/uji statistik, seperti: Uji T, Uji F (Anova) dan Uji Regresi.

Baiklah, kita coba bandingkan hasil perhitungan antara RapidMiner dengan SPSS untuk kasus Uji Regresi. Pada kasus ini saya menggunakan dataset concrete compressive strength (bisa didownload di UCI Machine Learning Repository).

Pertama, kita test under RapidMiner. Berikut process-nya:

rapid-regresi-1

berikut parameter di operator Performance, untuk kita bandingkan dengan uji regresi di SPSS:

rapid-regresi-2

rapid-regresi-3

Setelah di-run, berikut outputnya:

rapid-regresi-4

rapid-regresi-5

Hasilnya:

  • RMSE = 0.103
  • R-square = 0.615

Mari kita bandingkan dengan SPSS.

rapid-regresi-6

Ternyata hasilnya sama:

  • R-Square = 0.615
  • RMSE = 0.103653 (Std. Error of the Estimate)

Jadi baik RapidMiner dan SPSS identik hasilnya.

Demikian, semoga membantu…

Advertisements
Categories: RapidMiner, Statistika | Tags: , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: